SEKILAS INFO
: - Minggu, 27-05-2018
  • 8 bulan yang lalu / Ayo Menonton Film G30S/PKI di Stasiun TV One 29 September 2017
  • 8 bulan yang lalu / Kepada seluruh Guru Mapel untuk mendaftarkan nama-nama siswa yang tidak boleh ikut UTS karena kehadiran ke kurikulum.
  • 8 bulan yang lalu / Kepada seluruh ASN/Guru untuk dapat mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila, 01 Oktober 2017 di Kantor Camat Pariaman Utara
Kenapa Wajib Pendidikan Islam

Kenapa Wajib Pendidikan Islam, ini menjadi topik pembahasan pada arsaskafri.com karena ini sangat menarik dan sangat vital dalam kehidupan sehari-hari sehingga arsaskafri.com ingin berkontribusi terhadap pendidikan yang ada dan sedang berlangsung di Indonesia semoga apa yang arsaskafri.com lakukan bisa bernilai “IBADAH”. Bukankah pendidikan karakter sudah adan dikurikulum di sekolah-sekolah saat ini?, jawabanya “YA”, tapi penerapannya jauh dari kata sempurna. Disini akan dibahas secara detail bagaimana mendapatkan karakter bangsa melalui pendidikan islam sebagai tambahan masukan yang baik hendaknya sehingga terbentuk konsep dasar pendidikan atau konsep mendidik yang bisa diterapkan untuk kita semua terutama penulis, sebagai bisa menjadi rujukan atau perbandingan pendidikan supaya hari esok lebih baik dari pada hari ini. Akhirnya bisa mendapatkan hasil yang maksimal terbentuknya karakter bangsa.

Kita langsung saja kenapa wajib pendidikan islam?

Maksudnya kenapa kita harus mengutamakan penerapan pendidikan islam untuk kehidupan kita semua dalam sehari-hari, baik dirumah, sekolah , tempat kerja, atau dimana saja kita berada.

  1. Karena Itu Tujuan Pendidikan Nasional

Ada sebuah pertanyaan yang mungkin ada dibenak atau pikiran kita semua, apakah tujuan pendidikan nasional sudah tercapai?, mungkin hampir semua kita berpendapat “BELUM”. Why?, Kenapa?. Kita telusuri kebelakang, apa sih tujuan pendidikan nasional, “Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.“

Karena yang paling utama beriman dan bertakwa dan ini pondasi utama untuk semua tujuan pendidikan yang lainnya sehingga arsaskafri.com membahas pendidikan islam dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.

  1. Karena Sering Gonta Ganti Kurikulum

Di Indonesia sistem pendidikan sering gonta ganti kurikulum dikarenakan katanya harus mengikuti jaman maka kurikulum juga menyesuaikan dengan perkembangan jaman, itu perkembangan IT saya setuju tapi untuk pendidikan karakter bangsa saya lebih setuju menggunakan pendidikan islam atau cara-cara nabi Muhammad SAW dalam mendidik yang nantinya akan diulas secara detail diposting-posting berikutnya.

  1. Terjadinya Dualisme Pendidikan antara Sekolah Umum dan Sekolah Agama

Sudah sejak jamannya belanda pendidikan di Indonesia terjadi pemisahan antara sekolah umum dan sekolah agama. Hal ini tidak baik memisahkan antara agama dan ilmu, sebenarnya agama dan ilmu itu satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Sebagai contoh bagaimana menjalankan agama tanpa ilmu?, dan sebaliknya bagaimana menjalankan ilmu tanpa agama?. Menurut pendapat saya jangan ada lagi pemisahan antara agama dengan ilmu.

  1. Apakah Pendidikan Penting?

Mungkin kalau kita tanya presiden apakah pendidikan itu penting?, “OH YA”, Tanya Menteri Pendidik apakah pendidikan itu penting?, “OH YA”, Tanya Gubenur, Tanya Walikota/Bupati, Tanya Dinas Pendidikan jawabannya hampir sama, semuanya sepakat bahwa pendidikan itu penting. Kalau sesuatu yang hal yang kita anggap penting atau yang utama lebih elok kalau ditempatkan dilokasi yang penting pula atau strategis sehingga menjadi JANTUNG atau Pusat Kegiatan. supaya tujuan pendidikan mudah tercapai karena kita menjadikannya fokus utama.

  1. Keberadaan Masjid di Sekolah

Kebanyakan pembangunan sekolah-sekolah di Indonesia dibangun dengan dahulukan membangun selain masjid, seperti bangunan kantor dan kelas. Bagaimana bisa pondasi utama tidak dibangun duluan yaitu Masjid. Sedangkan langkah pertama yang dilakukan Nabi Muhammad saw setibanya di Madinah adalah Membangun Masjid. Kalau Masjid dibangun pertama kita bisa merancang posisi Masjid menjadi Central Kegiatan apalagi diposisikan di tengah-tengah sekolah. bagaimana bisa tujuan pendidikan tercapai beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa belum menjadikan Masjid sebagai Central Kegiatan, kalau bisa bukan musolla supaya bisa menampung semua warga sekolah dan warga dilingkungan sekolah.

Dengan 5 alasan tersebut maka arsaskafri.com merasa berkewajiban untuk membahas tentang Pendidikan Islam “SAMPAIKAN WALAU CUMA 1 (SATU) AYAT” yang tidak lain bertujuan untuk menjadikan hari esok lebih dari pada hari ini.

Dan mohon bimbingan kepada alim ulama, kyai, ustad, dan kita semua, kalau terjadi kekilapan atau kesalahan dari posting-posting arsaskafri.com yang membahas Pendidikan Islam mohon masukan, saran, dan kritikannya. Terima Kasih

Silakan Bagikan:

TINGGALKAN KOMENTAR

*

Pengumuman Terbaru

Menonton Film G30S/PKI di Stasiun TV One 29 September 2017

Kartu Askes diganti dengan Kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat)

Lokasi Sekolah